Friday, January 1, 2016

Pro dan Kontra Populer Diet




Memilki status gizi normal dengan berat badan yang ideal merupakan impian bagi setiap orang. Terutama bagi orang-orang dengan kondisi overweight maupun obesitas, namun terkadang banyak juga orang dengan status gizi normal yang melakukan diet karena kurang puas dengan profil tubuhnya yang dianggap kurang ideal. Tak heran banyak orang yang berlomba-lomba mencoba berbagai jenis diet untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Tak jarang mereka menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya, bahkan yang tergolong ke dalam diet ekstrim yang belum dapat dibuktikan keberhasilan serta keamanannya bagi kesehatan. Oleh karena itu perlu ditelusuri dan diperkenalkan kembali dasar pelaksanaan diet serta manifestasi terhadap tubuh. Berikut adalah beberapa diet populer yang lazim dilakukan :

1.       Diet atkins
Diet atkins adalah diet yang ditemukan oleh dr. Atkins dimana pada awalnya dirancang untuk mengatasi penyakit-penyakit karena resistensi insulin. Pada prinsipnya diet ini adalah komposisi yang rendah pada karbohidrat namun tinggi pada protein dan lemak. Rendahnya asupan karbohidrat akan memicu pembentukan benda keton dan diiringi timbulnya rasa kenyang. Sehingga akan terjadi penurunan selera makan serta penurunan asupan makanan bagi tubuh. Banyak kalangan yang berpendapat bahwa diet ini dapat menyebabkan kerusakan hati dan ginjal karena organ tetap membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi.

2.       Food combining
Food combining adalah sebuah diet dengan prinsip keserasian bahan makanan yang dimakan. Hal ini berhubungan dengan sifat asam-basa bahan makanan yang jika dikaitkan dengan fisiologis tubuh akan berkaitan dengan sistem homeostasis tubuh. Pada food combining pemilihan kombinasi makanan sangat diterapkan seperti kombinasi pati dan protein hewani dinilai kombinasi yang buruk untuk dimakan bersama-sama. Sehingga kita harus pandai memilah makanan yang serasi dan tidak serasi. 

3.       OCD (obsessive Corbuzier’s Diet)
Ocd merupakan sebuah program diet penurunan berat badan serta pembentukan massa otot yang diciptakan oleh Deddy Corbuzier dimana terinspirasi
Monk’s Fasting atau puasa yang dilakukan bagi pemuka agama budha. Diet ini memiliki 4 prinsip utama yaitu tidak sarapan pagi, pengaturan jendela makan dan  puasa 24 jam serta penambahan aktivitas fisik. Dalam jendela makan akan dibagi tiga waktu jendela makan yaitu 4,6, dan 8 jam dimana kita bebas makan apa saja dalam jendela waktu tersebut sesuai dengan waktu yang telah kita tentukan tanpa membatasi pilihan makanan serta asupan kalori yang kita makan. Dan  sisa waktu dari jendela makan kita diwajibkan berpuasa namun diperbolehkan mengkonsumsi makanan/ minuman yang tidak mengandung energi seperti air putih.  Pada dasarnya OCD masih pro kontra di masyarakat karena dinilai ampuh menurunkan berat badan secara cepat namun ada pihak yang menyatakan dapat menyebabkan renal disorder.

4.       Diet golongan darah
Diet golongan darah adalah jenis diet yang diperkenalkan oleh dr.Adamo dengan mengklasifikasikan diet yang sesuai dengan golongan darah seseorang. Karena menurut dr. Adamo profil darah seseorang berbeda-beda kadar leptinnya sehingga ada bahan makanan spesifik yang dianjurkan dan harus dihindari berdasar golongan darah masing-masing. Namun diet ini masih belum dapat dibuktikan kebenarannnya serta cukup sulit untuk diterapkan untuk menganalisa kategori bahan makanan.

5.       Zig-zag diet
Zig-zag diet adalah diet dengan prinsip mengkombinasikan berselang-seling antara konsumsi makanan energi tinggi dengan konsumsi makanan energi rendah. Dengan dasar diharapkan tubuh akan membakar lemak sebagai sumber energi. Namun diet ini diperlukan pengetahuan cukup mengenal kategori bahan makanan rendah dan tinggi energi.

                Diet-diet diatas merupakan beberapa diet populer yang pada dasarnya masih merjadi pro dan kontra dalam penerapannya. Jadi berhati-hatilah dalam memilih diet yang sesuai dan jangan terlalu memaksakan diri untuk meraih hasil yang cepat dalam waktu yang singkat tanpa memperhatikan aspek keamanan serta kesehatan. Dan sebaiknya dalam diet didmpingi ahli gizi yang akan memantau program diet anda. Ask your dietitian for your save diet.

Source :
Hidayat, Mellinah. 2011. Perbandingan, Bukti, dan Pertimbangan Klinis Beberapa Program Diet Populer dalam Majalah Ilmiah Maranatha. Bandung.
Dorbuzier, Deddy.2013. OCD. BIP
Lusiani, titik. Sistem Pakar Untuk Menentukan Menu Makanan Sehat Berdasarkan Golongan Darah untuk Mengurangi dan Mengobati Alergi. 2009.STIKOM Surabaya.
Humarly, Tarcy dan Fransiska Andry. 2013. Diet Sehat Khusus Remaja Berdasarkan Golongan Darah. Yogyakarta : Khitah Publishing
Freedman, Marjorie R et al. 2001. Popular diets: A scientific Review. 



No comments:

Post a Comment